Dari Luwu Timur ke Panggung Terhormat Unismuh: Kakanda IMMawati Sapna Salsabila (Ketua Bidang Riset Teknologi Pikom IMM FEB Unismuh Makassar Periode 2025-2026) Raih IPK 3,99

 Dari Luwu Timur ke Panggung Terhormat Unismuh: Kakanda IMMawati Sapna Salsabila (Ketua Bidang Riset Teknologi Pikom IMM FEB Unismuh Makassar Periode 2025-2026) Raih IPK 3,99

Oleh Alumni Arcnation
Pikom IMM FEB Unismuh Makassar

    Makassar, 16 Februari 2026 — Perjalanan inspiratif dari pelosok Luwu Timur: Sapna Salsabila menjadi yang terpilih menaiki panggung kehormatan Wisudawan/Wisudawati terbaik ke-87 tingkat Universitas Muhammadiyah Makassar. Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ia dinobatkan sebagai lulusan terbaik tingkat universitas setelah meraih nilai yang terbilang sempurna dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,99.

    Sapna menjadi sarjana pertama di keluarganya yang sejak kecil ditanamkan nilai nilai kehidupan untuk berkerja keras dan pentingnya Pendidikan. Ia juga aktif berorganisasi dan berkerja paruh waktu untuk mengurangi biaya dari orang tua untuk memenuhi kebutuhannya selama merantau kuliah di Makassar. 
    Sapna terlibat dalam berbagai organisasi kampus yang berfokus pada pengembangan keilmuan dan kepemimpinan. Ia pernah berkontribusi di Departemen Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan Periode 2023-2024, lalu mengemban amanah sebagai Sekretaris Bidang Lingkungan Hidup dan Maritim Agraria Periode 2024-2025, serta sekarang menjabat sebagai Ketua Bidang Riset Teknologi Periode 2025-2026. Keterlibatan tersebut memperkaya pengalaman sekaligus membentuk karakter kepemimpinan yang sejalan dengan capaian akademiknya.

    "Saya belajar mengatur waktu dan menjaga komitmen. Kuliah tetap menjadi prioritas utama, tetapi organisasi dan kerja part time memberi banyak pengalaman dan pelajaran hidup." ujarnya.
Di lingkungan kampus, Sapna dikenal aktif dalam kegiatan mahasiswa, khususnya bidang keilmuan dan riset. Keterlibatannya memperluas relasi dan meningkatkan kepercayaan diri yang sebelumnya tergolong pendiam. Selain aktif berorganisasi, ia juga mencatat berbagai capaian akademik dan kegiatan ilmiah, seperti mengikuti lomba essay dan terlibat dalam penulisan karya ilmiah di bidang manajemen keuangan dan pasar modal. Ketekunannya menjaga prestasi membuatnya mampu menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun.

    Sapna mengakui perjalanan kuliahnya tidak selalu mudah. Tantangan ekonomi, padatnya aktivitas, dan tekanan akademik pernah ia rasakan. Namun dukungan orang tua, dosen, dan teman-teman menjadi penguat hingga akhirnya ia meraih predikat lulusan terbaik pada wisuda.

    Ia juga menyampaikan pesan untuk mahaiswa lain bahwa keterbatasan ekonomi tidak seharusnya menjadi penghalang untuk tetap kuliah dan berkembang dan meraih gelar sarjana sesuai dengan harapan orang tua. Selain itu, Sapna juga sangat menyarankan untuk aktif dalam organisasi, karna dari organisasi banyak hal yang didapatkan tapi tidak dapatkan di bangku perkuliahan.
    
    Dari kampung kecil di Luwu Timur hingga panggung kehormatan Wisudawan  Terbaik Universitas, Sapna Salsabila membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk mencapai prestasi tertinggi. Kerja keras, keberanian merantau, dan ketekunan belajar menjadi kunci yang mengantarkannya ke puncak keberhasilan akademik.


Komentar