BBM Naik Lagi: Rakyat Jangan Terus Dijadikan Korban Stabilitas
Oleh: IMMawan Muh. Khaidir Ramadhan (ketua Bidang Hikmah Politik dan Kebijakan Publik Pikom IMM FEB Unismuh Makassar Periode 2025-2026) Kenaikan harga BBM hari ini kembali menunjukkan wajah pembangunan yang timpang. Ketika harga minyak dunia bergejolak, rakyat diminta memahami keadaan. Ketika APBN tertekan, rakyat diminta berkorban. Namun ketika ekonomi tumbuh dan keuntungan sektor energi meningkat, kesejahteraan rakyat justru tak kunjung mengalami lompatan yang berarti. Pertanyaannya sederhana: sampai kapan rakyat menjadi pihak yang paling sering diminta mengerti, tetapi paling jarang menikmati hasil? Kenaikan BBM bukan sekadar persoalan bertambahnya harga per liter di SPBU. Dampaknya jauh lebih luas. Ongkos transportasi naik, biaya distribusi meningkat, harga kebutuhan pokok ikut terdorong, dan pada akhirnya daya beli masyarakat kembali tergerus. Di tengah lapangan kerja yang semakin sempit dan tekanan ekonomi yang masih dirasakan banyak keluarga, kebijakan ini berpotensi...





