UNHAS Tetapkan UKT Baru 2025, Pembangunan Infrastruktur Kampus Terus Ditingkatkan

UNHAS Tetapkan UKT Baru 2025, Pembangunan Infrastruktur Kampus Terus Ditingkatkan

Kelompok 1
Alumni ARCNATION

Makassar – Universitas Hasanuddin (UNHAS) resmi menetapkan kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk tahun akademik 2025, bersamaan dengan percepatan berbagai proyek pembangunan infrastruktur kampus. Kebijakan tersebut tertuang dalam SK Rektor Nomor 03648/UN4.1/KEP/2025 dan mulai diberlakukan pada penerimaan mahasiswa baru 2025 (Makassar, 9 Maret 2025).

Penetapan UKT tahun ini dibagi menjadi delapan kelompok, dengan biaya mulai dari Rp500 ribu hingga lebih dari Rp25 juta per semester. Program studi seperti Kedokteran dan Kedokteran Gigi berada pada kelompok UKT tertinggi, sehingga memunculkan beragam respons dari mahasiswa. Sebagian mahasiswa menilai kenaikan UKT pada beberapa program cukup membebani keluarga berpenghasilan menengah.

Pihak Universitas melalui Unit Layanan Khusus UKT menegaskan bahwa penentuan kelompok UKT didasarkan pada verifikasi kemampuan ekonomi orang tua. Unit ini juga menyediakan layanan konsultasi, pengajuan keringanan, serta pendampingan administrasi bagi mahasiswa yang merasa keberatan dengan beban biaya kuliah.

Di sisi lain, UNHAS terus mempercepat pembangunan sejumlah infrastruktur pendidikan. Pada awal 2025, UNHAS menjalin kerja sama dengan PT Globalasia Infrastructure Fund untuk revitalisasi fasilitas kampus, pembangunan gedung ramah lingkungan, serta digitalisasi sistem akademik (Jufri, 2025). Kerja sama ini diharapkan meningkatkan kualitas sarana pembelajaran dan menciptakan lingkungan kampus yang lebih modern.

Selain itu, UNHAS bersama Pemerintah Kabupaten Pinrang tengah menyiapkan pembangunan kampus vokasi baru di Pinrang (Unhas TV, 2025). Kehadiran kampus tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan vokasi dan mendukung pembangunan daerah, terutama pada sektor pertanian dan perikanan yang menjadi potensi utama wilayah tersebut.

UNHAS juga meningkatkan infrastruktur teknologi, termasuk perluasan jaringan internet berkecepatan tinggi serta pengembangan layanan berbasis digital. Langkah ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan modern.

“UNHAS secara berkelanjutan terus melakukan upaya peningkatan kualitas dalam berbagai sektor. Tentu harapan kita bersama, implementasi dari kemitraan ini bisa segera diwujudkan bersama,” ujar Rektor UNHAS dalam sebuah artikel (Jompa, 2025).

Dengan diberlakukannya kebijakan UKT baru serta berbagai proyek pembangunan infrastruktur, UNHAS menegaskan komitmennya untuk menyediakan pendidikan berkualitas sekaligus menciptakan lingkungan akademik yang berkembang secara berkelanjutan.


Komentar