TUMPUKAN SAMPAH YANG TERABAIKAN: LINGKUNGAN RUSAK, KESEHATAN TERANCAM

 Tumpukan Sampah yang Terabaikan: Lingkungan Rusak, Kesehatan Terancam

IMMawan Muhammad Teguh Imam Setiawan
(Depertemen Bidang Lingkungan Hidup, Maritim dan Agraria Pikom IMM FEB Unismuh Makassar Periode 2024-2025)

Tumpukan sampah yang tidak terkelola dengan baik menjadi masalah serius. Sampah yang menumpuk di berbagai tempat, seperti pinggir jalan, sungai, dan pemukiman, tidak hanya merusak keindahan dan kenyamanan lingkungan itu, tetapi juga menimbulkan ancaman kesehatan kita dan kerusakan ekosistem. Jadi kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat di perlukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan kita.

Lingkungan kotor bisa membawa dampak buruk terhadap manusia maupun terhadap lingkungan. Dampak buruk lingkungan kotor terhadap lingkungan itu sendiri salah satunya adalah pencemaran air. Pencemaran air dapat terjadi ketika sampah di buang ke sungai bukannya ke tempat sampah dan ini sering terjadi di wilayah yang tidak dapat di jangkau oleh tim pembersih sampah seperti di daerah terpencil, dan juga sampah menjadi penyebab munculnya banjir dengan adanya penumpukan sampah di dasar sungai yang menyebabkan permukaan sungai meninggi.

Tidak hanya membawa dampak buruk bagi lingkungan, polusi sampah dan lingkungan yang kotor juga dapat membawa dampak buruk pada manusia yang tinggal di lingkungan itu. Contohnya seperti, polusi sampah dapat mengakibatkan penyakit infeksi saluran pencernaan. Hal ini di sebabkan karena adanya sampah yang menumpuk tanpa di buang ke tempat yang semestinya.

Dampak lainnya dari lingkungan yang kotor dan polusi sampah terhadap manusia yang sudah semestinya kita cegah, terjadinya gangguan pernafasan. Hal ini biasa terjadi jika solusi yang di gunakan untuk mengelola sampah yang menumpuk dengan membakarnya. Sampah yang di bakar, terutama jika sampah yang di maksud sampah anorganik, dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia.

Pandangan saya sebagai mahasiswa melihat keadaan kita yang sudah di penuhi dengan pencemaran. Kita sebagai faktor penyebab pencemaran lingkungan, harus mengubah perilaku kita terhadap lingkungan. Kita harus menjaga dan melestarikan lingkungan, bukan malah merusaknya. Karena pencemaran lingkungan menjadi permasalah yang dapat menggangu aktifitas kita di bumi, kita bisa memulainya dengan kegiatan seperti penanaman sejuta pohon misalnya setiap tahunnya. Yang lebih penting kesadaran dari dalam diri kita karena semua upaya yang dilakukan untuk mengurangi pencemaran lingkungan tidak akan berjalan tanpa adanya kesadaran kita terhadap kelangsungan lingkungan yang merupakan sumber kehidupan bagi semua mahluk hidup.

 

Referensi

Alodokter. (n.d.). Dampak Sampah Plastik bagi Lingkungan dan Kesehatan Manusia. Diakses pada 17 Juni 2025, dari https://www.alodokter.com/dampak-sampah-plastik-bagi-lingkungan-dan-kesehatan-manusia

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pidie Jaya. (2022, 20 April). Dampak Sampah Plastik terhadap Lingkungan dan Solusi Pengelolaannya. Diakses pada 17 Juni 2025, dari https://dlh.pidiejayakab.go.id/berita/kategori/bidang-persampahan-limbah-b3-dan-peningkatan-kapasitas/dampak-sampah-plastik-terhadap-lingkungan-dan-solusi-pengelolaannya

Paxel. (n.d.). Dampak Sampah yang Tidak Dikelola dengan Baik. Diakses pada 17 Juni 2025, dari https://paxel.co/id/berita-dan-promo/dampak-sampah-yang-tidak-dikelola-dengan-baik

Tempo.co. (2019, 1 Juni). Dampak Buruk Sampah Anorganik: Kesehatan hingga Kualitas Hidup. Diakses pada 17 Juni 2025, dari https://www.tempo.co/lingkungan/dampak-buruk-sampah-anorganik-kesehatan-hingga-kualitas-hidup-1210312

Komentar