Integrasi Spirit Pemuda; Strategi Berwirausaha Dalam Pengembangan Ekonomi
Integrasi Spirit Pemuda; Strategi Berwirausaha Dalam Pengembangan Ekonomi
Pemuda sebagai generasi yang akan berdampak besar bagi perkembangan Indonesia dalam berbagai bidang baik itu politik, ekonomi dan bidang lainnya. Sebagai generasi muda harusnya menjadi Gudang inovasi untuk bangsa sendiri salah satunya yaitu mampu memberikan ide untuk perkembangan ekonomi, namun hal ini menjadi suatu hal yang tabu bagi pemuda Indonesia karena kurangnya kesadaran dalam hal ini keinginan di dalam diri untuk pengaktulisasian ide kreatifitasnya. Namun hari ini para pemuda mengalami degradasi karena ruang dalam mengaktualisasikan diri semakin berkurang. Tetapi Semangat yang dilontarkan Ir. Soekarno bahwa “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” dapat menjadi acuan untuk menambah spirit para pemuda dalam bergerak. Melihat realitas hari ini para pemuda masih memiliki semangat yang besar untuk melakukan usaha namun kurangnya wadah untuk menerapkan keterampilan yang dimilikinya, semangat bukan hanya sekedar ucapan melainkan dengan Tindakan nyata, yang mampu diintegrasikan. Dalam kondisi saat ini, peran pemuda untuk menjadi agen perubahan untuk Indonesia sangatlah penting, karena pemuda harus mampu memahami situasi negaranya sendiri untuk mencapai kesehatan ekonomi.
Perekonomian Indonesia menjadi hal yang lumrah di kalangan masyarakat kita khuhusnya para pemuda. Berbagai permasalahan ekonomi dihadapi oleh negara Indonesia pada saat ini seperti tingkat pengangguran yang melonjak diakibatkan kurangnya lapangan kerja, dan berbagai konflik yang terjadi yang dilansir salah satu sumber berita yaitu akan dihapuskannya gaji honorer pada tahun 2023 dan seorang guru yang mengajar di pelosok desa di Tana Toraja dengan latar belakang Pendidikan S2 hanya di gaji 500 ribu rupiah. Konflik yang hadir di sekitar menjadi acuan untuk memberikan sebuah inovasi perubahan dan solusi untuk mengatasi hal tersebut. Selain itu masalah yang menjadi penyebab krisis ekonomi Perekonomian digerakkan oleh rangsangan ekonomi, sosial dan moral. Ada kehendak masyarakat untuk mewujudkan pemerataan ekonomi nasionalisme selalu menjiwai keseimbangan antara sentralisme dan desentralisme dalam kebijaksanaan ekonomi. Melihat pada krisis ekonomi yang terjadi sekarang para pemuda harus memunculkan sebuah pembaharuan dan penyatuan dalam dirinya agar mampu memberikan dampak positif terhadap negara. Salah satu hal yang menjadi peluang untuk perkembangan perekonomian Indonesia yaitu sumber daya manusia yang ada, namun kualitas diri dalam pemuda Indonesia tidak mampu direalisasikan dalam bentuk usaha yang sampai titik perubahan.
Sebuah konsep di era baru yang mengintensifkan informasi dan kreatifitas dengan mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusianya sebagai faktor produksi yang utama sering disebut dengan ekonomi kreatif. Ekonomi Kreatif yang bertanggung jawab dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia baik Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya maupun Ekonomi Berbasis Media, Desain dan IPTEK. Sumber daya yang melimpah baik sumber daya manusia, sumber daya alam dan sumber daya budaya yang dimiliki memberikan peluang besar bagi berkembangnya ekonomi kreatif di Indonesia. Salah satu bentuk kreativitas bisa melalui kewirausahaan. Kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang sukses. Memiliki jiwa entrepreneur berarti mendorong adanya mental yang mandiri, kreatif, inovatif, bertanggungjawab, disiplin, dan tidak mudah menyerah, seperti layaknya seorang wirausaha ketika memulai usahanya dari bawah. Alangkah baiknya jika sifat-sifat ini ditelurkan pada generasi muda yang notabene adalah jiwa petualang, penuh ide, dan menyukai tantangan secara umum memiliki kesamaan dengan konsep wirausaha.
Proses pengaktualisasian spirit pemuda salah satunya adalah berwirausaha. Tumbuhnya minat berwirausaha dipengaruhi oleh berbagai faktor, yang melibatkan berbagai faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang berasal dari dalam diri wirausahawan dapat berupa sifat-sifat personal, sikap, kemauan dan kemampuan individu yang dapat memberi kekuatan individu untuk berwirausaha. Faktor eksternal berasal dari luar diri pelaku entrepreneur yang dapat berupa unsur dari lingkungan sekitar seperti lingkungan keluarga, lingkungan dunia usaha, lingkungan fisik, lingkungan sosial ekonomi dan lain-lain.
Melihat tantangan dalam mengembangkan wirausaha maka pemuda harus mampu beradaptasi dengan era digitalisasi, dimana pemuda dapat menyusun strategi baru dalam membuka peluang usaha untuk dirinya sendiri bahkan untuk orang lain. Perkembangan wadah yang dapat digunakan oleh pemuda untuk mengatasi masalah perekonomian pada saat ini sudah begitu banyak, perkembangan teknologi menjadi salah satu cara dalam usaha mengembangkan perekenomian. Untuk memanfaatkan teknologi dalam berwirausaha cara yang paling mudah dilakukan yaitu membuka usaha dan mempromosikannya di sosial media dengan membuat konten menarik yang menjadi ciri khas promosi usaha agar ada daya tarik tersendiri untuk konsumen, selain itu penggunaan aplikasi e-commerce menjadi pilihan yang paling mudah digunakan karena ini sangat mudah untuk dijangkau semua Kalangan dan tentunya banyak aplikasi e-commerce yang bisa digunakan untuk ikut mempromosikan barang yang ditawarkan oleh usaha yang dilakukan, selain itu dengan ini para pelaku usaha dan konsumennya dengan mudah melakukan transaksi baik itu akan dilakukan secara online atau offline. Dengan membuka usaha secara offline dan mempromosikannya secara online tentunya akan membuka lapangan kerja nantinya bagi orang lain, karena peluang usaha yang dilakukan tentunya membutuhkan tenaga kerja baik itu untuk admin untuk akun online yang digunakan untuk promosi maupun untuk menjadi pelayan toko.
Selain itu untuk menjaga eksistansi usaha yang dilakukan, para pemuda yang menjadi pelaku usaha mampu membaca perkembangan kondisi lingkungan. Hal baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman menjadi hal yang paling penting untuk dijadikan tolak ukur agar usaha yang dilakukan mampu bertahan di tengah perubahan era yang dan tentunya akan berpengaruh dengan kebutuhan masyarakat, maka para pelaku usaha harus mampu memberikan inovasi baru di setiap usahanya agar ada daya tarik tersendiri bagi konsumen. Keahlian dan kemampuan yang dimiliki seseorang juga dapat menjadi peluang usaha bagi dirinya karena usaha tidak saja tentang proses jual beli barang saja tetapi keterampilan dan keahlian yang dimiliki juga dapat menjadi peluang usaha bagi seseorang dengan membuka jasa yang sesuai dengan keahliannya, contohnya saja yang paling banyak disekitar kita adalah jasa pengerjaan tugas dimana dengan adanya jasa ini pelaku usaha bisa membantu memudahkan pengerjaan tugas seseorang dan nantinya akan diberikan upah sesuai dengan jasa yang diberikan.
Dengan inovasi dan semangat berwirausaha maka tentunya akan berdampak bagi perekonomian Indonesia karena dengan adanya kesadaran untuk merealisasikan kemampuan yang dimiliki akan membuka lapangan kerja bagi orang lain yang tentunya akan mengurangi tingkat pengangguran. Dan Kembali kepada semangat dan keinginan untuk membuka peluang usaha yaitu sebesar apapun semangat tetapi tidak direalisasikan dan sehebat apapun strategi yang dilakukan tetapi tidak diterapkan pastinya tidak akan membawa perubahan. Maka dari itu Bukan saatnya Pemuda hanya mencaci dan mengkritisi tanpa memberikan solusi. Saatnya pemuda bangun, berdiri dan beraksi. Karena Indonesia butuh kontribusi dari mereka para generasi insan abdi ibu pertiwi yang ingin berdedikasi dan berbakti untuk negerinya sendiri untuk mencapai kesehatan ekonomi.
Penulis : Safira Almey Tiara (Alumni Darul Aksara Ekonomi Jilid II Pikom IMM FEB Unismuh Makassar)


Komentar
Posting Komentar